RSS

Jumat, 07 Agustus 2015

Pengalaman Beasiswa Turki 2015 (Background)

Selamat membaca...

Ini sepotong cerita hidupku yang hanya orang biasa yang tak luput dari kekurangan dan ketidak sempurnaan juga keteledoran dan penuh keribetan (yang ini khusus saya aja) :D
Bagi siapa saja yang mempunyai cita-cita tinggi, jangan pernah berputus asa dari rahmat-Nya. Orang lain hanya bisa berkata dan berpendapat, masa depan ada ditangan kalian masing-masing, ingat! kalian masih punya Allah yang selalu mendengar hambanya..

Man Jadda Wa Jadda,
hanya itu modal awalku untuk melangkah sejauh ini. Bukan hidup namanya kalau tidak keras, 2 tahun silam ayahku meninggal dunia (akhir 2013) ekonomiku terpuruk saat itu, tapi keinginan untuk melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi jadi tekad untukku. Sejak saat itu banyak yang memandang kami sebelah mata dan sejak saat itu pula aku mulai mencari informasi tentang beasiswa dari Engkong Google, mulai dari beasiswa dalam negeri dan luar negeri dari blog-blog senior yang sudah diterima disana. Bahkan hampir setiap hari blog mereka jadi "tongkrongan" buatku dan download dokumen baru yang mereka upload sudah jadi cemilannya :D dari mulai bidikmisi, etos, Malaysia, Singapore dan akhirnya aku menemukan beasiswa pemerintah Turki. Persiapan ini memang memakan waktu, menguras tenaga dan (biaya) :D aku ikuti beberapa program beasiswa, hasilnya akupun ditolak mentah-mentah oleh salah satu program beasiswa domestik. Di detik-detik persiapan pendaftaran beasiswa luar pun saya tersandung oleh batu TOEFL, karena kampung sekolahku dari SMK kami tak kenal kata TOEFL kami dikenalkan pada TOEIC. Pada akhirnya aku dapat menemukan beasiswa pemerintah Turki (find a hope, find a life) sampai akhirnya aku menjadi stalker setia website itu (www.turkiyeburslari.gov.tr) persiapan dokumen pun bermula sejak saat ini atau tepatnya satu tahun silam sampai pembukaan pendaftaran YTB tahun 2015.


Untuk Para Pejuang
=> Jangan berputus asa atas rahmat-Nya, rezekimu ditangan Allah bukan ditangan orang lain.
=> Kegagalan bukan akhir dari segalanya, coba lagi dan lihat kedepan hingga kau lupa rasa sakitnya.

=> Jangan sungkan hubungi mereka yang lebih pengalaman untuk membantumu, membuka koneksi lebih banyak bisa jadi persiapan perangmu.
=> Carilah info sebanyak-banyaknya agar kamu matang saat waktunya tiba.
=> Im feel free to be contact by you, hope i can help :)


~Tebarlah bibit disetiap tempat, karena kamu tak akan tahu bibit mana yang akan tumbuh - Ilma Alya~

2 komentar:

Sutarry S mengatakan...

Halo! Di beasiswa Burlasri ini prosesnya itu sekaligus proses masuk universitasnya kan ya. Sedangkan di univ masing2 ada ketentuan khusus misalnya harus ambil tes masuk univ masing2nya itu. Nah kalau siswa yang mendaftar lewat burslari dan diterima menjadi penerima beasiswa ini apakah harus ikut mengambil ujian masuk univnya juga? Terima kasih banyak sudah berbagi :) ditunggu jawabannya.

Januar Prajulianata mengatakan...

Halo ka Ilma, mau tanya.. Jadi apakah bisa pake TOEIC juga?? Atau harus TOEFL?
Saya berniwt buat daftar tahun depan
Terimakasih :)